Social Items

Salah satu monumen bersejarah di Kecamatan Randuagung adalah bambu runcing.

Monumen yang terletak di desa Kalipenggung yang tepatnya di depan Kantor Kepala desa Kalipenggung ini dibuat untuk mengenang jasa dari Pahlawan Slamin dan Satimin yang dengan gagah berani melawan penjajah.

Di tempat ini juga terjadi pertempuran antara kapten Suwandak dan pasukan Belanda.

Monumen ini adalah monumen perjuangan yang melambangkan bentuk perjuangan dan pertempuran rakyat melawan penjajahan kolonial belanda.

Monumen ini juga dikenal dengan nama Salimin/Satimin. Kedua orang tersebut merupakan pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, yang gugur di tempat ini, yang makamnya ada disebelah Timur dan Utara monumen tersebut.

Konon kedua orang tersebut berasal dari daerah Gedangmas Randuagung.

Sedangkan makam yang berada tepat disamping monumen tersebut adalah makam seorang legiun veteran RI yang menjadi Pemimpin bagi masyarakat Desa Kalipenggung dan telah berhasil menebarkan aroma keharuman desa Kalipenggung hingga tercium oleh Presiden RI, tidak salah jika pada tahun 1977 Presiden Soeharto memberikan predikat Desa Kalipenggung sebagai Desa Teladan. Beliau adalah HMI Makki Boediboedojo.

Pada masa kepemimpinannyalah Monumen Bambu Runcing ini dibangun.

KalipenggungKalipenggung

Dan pada akhirnya, marilah kita berdo’a agar senantiasa dapat mengikuti jejak pengorbanan para pahlawan bangsa ini seperti pesan yang terukir indah di monumen ini yaitu:

Pesanku..
Kita berkewajiban meningkatkan persatuan kesatuan dan kewaspadaan nasional.
Perjuanganku adalah untukmu.

Wahai segenap bangsaku, mari kita jaga monumen kebanggaan Randuagung ini, Jangan ada corat coret dan marilah kita lestarika, setuju....!!!!

Monumen Bambu Runcing Slamin dan Satimin

Salah satu monumen bersejarah di Kecamatan Randuagung adalah bambu runcing.

Monumen yang terletak di desa Kalipenggung yang tepatnya di depan Kantor Kepala desa Kalipenggung ini dibuat untuk mengenang jasa dari Pahlawan Slamin dan Satimin yang dengan gagah berani melawan penjajah.

Di tempat ini juga terjadi pertempuran antara kapten Suwandak dan pasukan Belanda.

Monumen ini adalah monumen perjuangan yang melambangkan bentuk perjuangan dan pertempuran rakyat melawan penjajahan kolonial belanda.

Monumen ini juga dikenal dengan nama Salimin/Satimin. Kedua orang tersebut merupakan pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, yang gugur di tempat ini, yang makamnya ada disebelah Timur dan Utara monumen tersebut.

Konon kedua orang tersebut berasal dari daerah Gedangmas Randuagung.

Sedangkan makam yang berada tepat disamping monumen tersebut adalah makam seorang legiun veteran RI yang menjadi Pemimpin bagi masyarakat Desa Kalipenggung dan telah berhasil menebarkan aroma keharuman desa Kalipenggung hingga tercium oleh Presiden RI, tidak salah jika pada tahun 1977 Presiden Soeharto memberikan predikat Desa Kalipenggung sebagai Desa Teladan. Beliau adalah HMI Makki Boediboedojo.

Pada masa kepemimpinannyalah Monumen Bambu Runcing ini dibangun.

KalipenggungKalipenggung

Dan pada akhirnya, marilah kita berdo’a agar senantiasa dapat mengikuti jejak pengorbanan para pahlawan bangsa ini seperti pesan yang terukir indah di monumen ini yaitu:

Pesanku..
Kita berkewajiban meningkatkan persatuan kesatuan dan kewaspadaan nasional.
Perjuanganku adalah untukmu.

Wahai segenap bangsaku, mari kita jaga monumen kebanggaan Randuagung ini, Jangan ada corat coret dan marilah kita lestarika, setuju....!!!!

Subscribe Our Newsletter