Social Items

Candi Agung Randuagung | 5 MEI 2013
Foto by: Dhini
Selain dijumpai Patih Nambi, Suwuk juga ditemui seorang tokoh pendiri atau yang membuat Candi Agung yaitu Yang Anom

Candi Agung  yang juga disebut sebagai Candi Gelisah yang berada di Desa Randuangung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, dipercaya sebagai peninggalan Kota Raja Lamajang kuno, sering di kunjungi arwah Patih Nambi dijaman modern ini.

Hak tersebut di sampaikan Suwuk (52) yang kesehariannya sebagai Juru kunci, dirinya pertama kali bertemu Patih Nambi waktu bersemedi 41 hari dan hanya memakan daun singkong diawal menjadi juru pelihara candi tersebut.Dalam Semedinya, dia bertemu dengan seorang laki-laki gagah yang berpakaian ala kerajaan dengan di hiasi mahkota di kepalanya, wangsitnya disuruh merawat dan menjaga candi.

rawatlah dan jagalah candi ini” ujarnya kepada suaranusantara.com  ketika ditemui dirumahnya.

Selain dijumpai Patih Nambi, Suwuk juga ditemui seorang tokoh pendiri atau yang membuat Candi Agung yaitu Yang Anom. Di dalam pertemuannya dialam semedi, Suwuk sempat bertanya makamnya Patih Nambi berada di mana, yang keluar dari mulut Yang Anom hanya sebuah jawaban kehendak tuhan.

“Mungkin tuhan yang tahu, gitu aja mas”. Ungkap lelaki yang sudah 31 tahun menjaga candi.

Keseharian sebagai penjaga Candi banyak ujian hadapi oleh Suwuk, mulai dari ketemu dengan seekor ular sebesar Paha orang dewasa tanpa kepala dan ekor. Ular tersebut, menggoda dirinya saat mebersihkan rumput di sekitar candi.

“Awal jadi pejaga, ular tersebut sering muncul," pungkasnya.(gus/red)

source : www.suaranusantara.com

Arwah Patih Nambi sering mengunjungi Candi Agung

Candi Agung Randuagung | 5 MEI 2013
Foto by: Dhini
Selain dijumpai Patih Nambi, Suwuk juga ditemui seorang tokoh pendiri atau yang membuat Candi Agung yaitu Yang Anom

Candi Agung  yang juga disebut sebagai Candi Gelisah yang berada di Desa Randuangung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, dipercaya sebagai peninggalan Kota Raja Lamajang kuno, sering di kunjungi arwah Patih Nambi dijaman modern ini.

Hak tersebut di sampaikan Suwuk (52) yang kesehariannya sebagai Juru kunci, dirinya pertama kali bertemu Patih Nambi waktu bersemedi 41 hari dan hanya memakan daun singkong diawal menjadi juru pelihara candi tersebut.Dalam Semedinya, dia bertemu dengan seorang laki-laki gagah yang berpakaian ala kerajaan dengan di hiasi mahkota di kepalanya, wangsitnya disuruh merawat dan menjaga candi.

rawatlah dan jagalah candi ini” ujarnya kepada suaranusantara.com  ketika ditemui dirumahnya.

Selain dijumpai Patih Nambi, Suwuk juga ditemui seorang tokoh pendiri atau yang membuat Candi Agung yaitu Yang Anom. Di dalam pertemuannya dialam semedi, Suwuk sempat bertanya makamnya Patih Nambi berada di mana, yang keluar dari mulut Yang Anom hanya sebuah jawaban kehendak tuhan.

“Mungkin tuhan yang tahu, gitu aja mas”. Ungkap lelaki yang sudah 31 tahun menjaga candi.

Keseharian sebagai penjaga Candi banyak ujian hadapi oleh Suwuk, mulai dari ketemu dengan seekor ular sebesar Paha orang dewasa tanpa kepala dan ekor. Ular tersebut, menggoda dirinya saat mebersihkan rumput di sekitar candi.

“Awal jadi pejaga, ular tersebut sering muncul," pungkasnya.(gus/red)

source : www.suaranusantara.com

Subscribe Our Newsletter