Social Items


Banyak sekali cagar budaya yang luput dari perhatian pemerintah juga kepedulian masyarakat terhadap benda cagar budaya yang terus mengalami penurunan.

Oleh sebab itu memperingati Hari Purbakala teman - teman dari Laskar Patih Nambi bersama Randuagung Community menggelar Diskusi dengan tema "Pelestarian Cagar Budaya" yang diselenggarakan 15 Juni 2014 di kompleks Candi Agung Randuagung, desa Randuagung Kecamatan Randuagung.

Acara diskusi di hadiri kurang lebih sekitar 50 peserta dari berbagai daerah di Kecamatan Randuagung tidak ketinggalan juga Tokoh masyarakat, kasun setempat, juru kunci Candi Agung hingga masyarakat umum yang peduli terhadap cagar budaya yang ada di Desa Randuagung.

"Dengan mendatangkan dua nara sumber Mansyur Hidayat,SS, MM (Dosen Sejarah IKIP Jember) dan H. Saiful Hadi (Komisi D DPRD Lumajang) dalam diskusi ini, diharapkan kepedulian masyarakat terhadap benda peninggalan sejarah dapat kembali bangkit, menumbuhkan kecintaan dan tanggung jawab kepada benda cagar budaya dan peninggalan sejarah", ujar M. Su'udin yang juga Ketua Panitia acara tersebut.

Sementara Dosen Sejarah IKIP Jember yang juga Ketua MPPM Timur, Mansyur Hidayat,SS, MM mengatakan, Bangunan cagar budaya bisa menjadi objek wisata sejarah, sekaligus tempat pembelajaran bagi siswa sekolah dan memperkenalkannya sejak dini. "Sudah saatnya bangunan cagar budaya dilestarikan, karena bisa menjadi aset wisata budaya dan sejarah," katanya dalam diskusi".

Mansyur menambahkan, upaya pelestarian bangunan cagar budaya memerlukan peran bersama pemerintah dan masyarakat, dengan memberikan perhatian terhadap bangunan cagar budaya.

Diskusi Pelestarian Cagar Budaya Candi Agung Randuagung


Banyak sekali cagar budaya yang luput dari perhatian pemerintah juga kepedulian masyarakat terhadap benda cagar budaya yang terus mengalami penurunan.

Oleh sebab itu memperingati Hari Purbakala teman - teman dari Laskar Patih Nambi bersama Randuagung Community menggelar Diskusi dengan tema "Pelestarian Cagar Budaya" yang diselenggarakan 15 Juni 2014 di kompleks Candi Agung Randuagung, desa Randuagung Kecamatan Randuagung.

Acara diskusi di hadiri kurang lebih sekitar 50 peserta dari berbagai daerah di Kecamatan Randuagung tidak ketinggalan juga Tokoh masyarakat, kasun setempat, juru kunci Candi Agung hingga masyarakat umum yang peduli terhadap cagar budaya yang ada di Desa Randuagung.

"Dengan mendatangkan dua nara sumber Mansyur Hidayat,SS, MM (Dosen Sejarah IKIP Jember) dan H. Saiful Hadi (Komisi D DPRD Lumajang) dalam diskusi ini, diharapkan kepedulian masyarakat terhadap benda peninggalan sejarah dapat kembali bangkit, menumbuhkan kecintaan dan tanggung jawab kepada benda cagar budaya dan peninggalan sejarah", ujar M. Su'udin yang juga Ketua Panitia acara tersebut.

Sementara Dosen Sejarah IKIP Jember yang juga Ketua MPPM Timur, Mansyur Hidayat,SS, MM mengatakan, Bangunan cagar budaya bisa menjadi objek wisata sejarah, sekaligus tempat pembelajaran bagi siswa sekolah dan memperkenalkannya sejak dini. "Sudah saatnya bangunan cagar budaya dilestarikan, karena bisa menjadi aset wisata budaya dan sejarah," katanya dalam diskusi".

Mansyur menambahkan, upaya pelestarian bangunan cagar budaya memerlukan peran bersama pemerintah dan masyarakat, dengan memberikan perhatian terhadap bangunan cagar budaya.

Subscribe Our Newsletter