-->

    Social Items

"Kesadaran masayarakat akan pentingnya pengertian hukum serta tujuan hukum di Indonesia masih sangat rendah.

Ini bisa dilihat masih banyaknya masyarakat yang salah tafsir tentang esensi dari hukum itu sendiri," ungkap Abdurrohman Fikri saat menjadi pemateri tentang "Pengertian Dasar dan Tujuan Hukum", pada kegiatan yang bertajuk "Edukasi Masyarakat dan Bakti Sosial," yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Aksi Nyata (MAN) yang merupakan Organisasi Eksternal dari Institut Agama Islam Negeri Jember (IAIN Jember) yang bekerja sama dengan LSM Randuagung Community (RC), Sabtu 3 November 2018.

Acara ini di hadiri oleh beberapa elemen masyarakat seperti dari organisasi Ansor, Randuagung Community dan warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang yang dilaksakan di Pendopo Kecamatan Randuagung.

Dalam kesempatan yang sama Pemateri sempat menyinggung tentang permasalahan hukum yang terjadi di Masyarakat, karena adanya oknum-oknum itu tersendiri yang membuat citra hukum menjadi buruk di mata masyarakat.

"hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas", namun sejatinya hukum tidak seperti itu, semua sama di mata hukum baik hak maupun kewajiban setiap orang, tidak membedakan kalangan atas maupun bawah, hukum tidak memandang bulu dalam penegakannya. Di dalam edukasi kali ini, ia menjelaskan kenapa hukum begitu buruk di masyarakat, itu karena adanya oknum-oknum yang menyelewengkan hukum serta membuat citra hukum menjadi buruk," ungkapnya.

Pemateri yang akrab di panggil Fikri dan merupakan warga asli Desa Randuagung ini juga menyampaikan bahwa pada hakikatnya kita sebagai warga negara yang baik, harus ta'at hukum dan mengerti tentang dasar, tujuan dan norma-norma hukum di masyarakat.

Selain materi Pengertian Dasar dan Tujuan Hukum, kegiatan kali ini juga membahas tentang "Hubungan Islam dan Negara", yang merupakan tema materi yang kedua.

"Negara sebagai wadah bagi Agama bagaimana agama itu berkembang," ungkap Lutfi Ragil Wildani, di awal materi.

Selain menjelaskan dan memaparkan kepada peserta inti tema dalam materi inti, Ia juga sedikit menyinggung tentang pentingnya dalam menjaga keutuhan Negara serta pentingnya pendidikan bagi setiap orang.

"Sekolah dan kuliah itu tidak mahal, bahkan gratis, asalkan ada niat dan kemauan," ungkap salah satu mahasiswa yang merupakan penerima beasiswa IAIN Jember melalui jalur prestasi menghafal Al-Qur'an ini.

Rangkaian kegiatan di ahiri dengan kegiatan bakti sosial. M.A.N bersama LSM Randuagung Community mendatangi beberapa rumah yang ada di desa Randuagung untuk menyantuni Anak-anak Yatim dan Kaum Dhuafa.


"Kami memanfaatkaaan kesempatan ini untuk menunjukan rasa kepedulian terhadap sesama. Tujuan dari kegiatan bakti sosial tersebut adalah sebagai wujud keperdulian, sekaligus membantu mereka yang membutuhkan, serta mempererat hubungan sesama", ujar salah satu mahasiswa IAIN Jember saat melakukan aksi baksos.

Sementara menurut Ketum Randuagung Community bahwa kerjasama dalam kegiatan seperti ini haruslah terus diupayakan dan berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan dari kedua Organisasi nantinya.

"Kita juga berharap agar semua pihak mau bekerjasama dan saling memberikan dukungan. Kita hanya sebagai penginisiasi saja, tapi untuk pelaksanaanya kita berharap untuk saling bahu-membahu. Dan Terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini
", terang Aminulla Husen.

Semoga acara positif ini selalu dapat berkelanjutan kedepannya.


"Edukasi Masyarakat Dan Bakti Sosial" MAN Bersama Randuagung Community

"Kesadaran masayarakat akan pentingnya pengertian hukum serta tujuan hukum di Indonesia masih sangat rendah.

Ini bisa dilihat masih banyaknya masyarakat yang salah tafsir tentang esensi dari hukum itu sendiri," ungkap Abdurrohman Fikri saat menjadi pemateri tentang "Pengertian Dasar dan Tujuan Hukum", pada kegiatan yang bertajuk "Edukasi Masyarakat dan Bakti Sosial," yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Aksi Nyata (MAN) yang merupakan Organisasi Eksternal dari Institut Agama Islam Negeri Jember (IAIN Jember) yang bekerja sama dengan LSM Randuagung Community (RC), Sabtu 3 November 2018.

Acara ini di hadiri oleh beberapa elemen masyarakat seperti dari organisasi Ansor, Randuagung Community dan warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang yang dilaksakan di Pendopo Kecamatan Randuagung.

Dalam kesempatan yang sama Pemateri sempat menyinggung tentang permasalahan hukum yang terjadi di Masyarakat, karena adanya oknum-oknum itu tersendiri yang membuat citra hukum menjadi buruk di mata masyarakat.

"hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas", namun sejatinya hukum tidak seperti itu, semua sama di mata hukum baik hak maupun kewajiban setiap orang, tidak membedakan kalangan atas maupun bawah, hukum tidak memandang bulu dalam penegakannya. Di dalam edukasi kali ini, ia menjelaskan kenapa hukum begitu buruk di masyarakat, itu karena adanya oknum-oknum yang menyelewengkan hukum serta membuat citra hukum menjadi buruk," ungkapnya.

Pemateri yang akrab di panggil Fikri dan merupakan warga asli Desa Randuagung ini juga menyampaikan bahwa pada hakikatnya kita sebagai warga negara yang baik, harus ta'at hukum dan mengerti tentang dasar, tujuan dan norma-norma hukum di masyarakat.

Selain materi Pengertian Dasar dan Tujuan Hukum, kegiatan kali ini juga membahas tentang "Hubungan Islam dan Negara", yang merupakan tema materi yang kedua.

"Negara sebagai wadah bagi Agama bagaimana agama itu berkembang," ungkap Lutfi Ragil Wildani, di awal materi.

Selain menjelaskan dan memaparkan kepada peserta inti tema dalam materi inti, Ia juga sedikit menyinggung tentang pentingnya dalam menjaga keutuhan Negara serta pentingnya pendidikan bagi setiap orang.

"Sekolah dan kuliah itu tidak mahal, bahkan gratis, asalkan ada niat dan kemauan," ungkap salah satu mahasiswa yang merupakan penerima beasiswa IAIN Jember melalui jalur prestasi menghafal Al-Qur'an ini.

Rangkaian kegiatan di ahiri dengan kegiatan bakti sosial. M.A.N bersama LSM Randuagung Community mendatangi beberapa rumah yang ada di desa Randuagung untuk menyantuni Anak-anak Yatim dan Kaum Dhuafa.


"Kami memanfaatkaaan kesempatan ini untuk menunjukan rasa kepedulian terhadap sesama. Tujuan dari kegiatan bakti sosial tersebut adalah sebagai wujud keperdulian, sekaligus membantu mereka yang membutuhkan, serta mempererat hubungan sesama", ujar salah satu mahasiswa IAIN Jember saat melakukan aksi baksos.

Sementara menurut Ketum Randuagung Community bahwa kerjasama dalam kegiatan seperti ini haruslah terus diupayakan dan berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan dari kedua Organisasi nantinya.

"Kita juga berharap agar semua pihak mau bekerjasama dan saling memberikan dukungan. Kita hanya sebagai penginisiasi saja, tapi untuk pelaksanaanya kita berharap untuk saling bahu-membahu. Dan Terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini
", terang Aminulla Husen.

Semoga acara positif ini selalu dapat berkelanjutan kedepannya.


Subscribe Our Newsletter